Kepada wartawan, Minggu (5/5), Posman
Hutapea, selaku asisten Afd E Pasar 2 PT Bridgestone mengatakan,
pihaknya telah memperbaiki parit yang longsor dengan menanam pohon
mahoni serta pohon jati sebanyak 300 batang.
Dikatakan, perusahaan tersebut juga membuat parit baru menggunakan alat berat, dengan ukuran 2 x 1,5 meter di 3 titik sepanjang 4 km untuk pembuangan air, sehingga parit yang longsor tersebut tidak membuat warga sekitar merasa resah.
Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Serbelawan, Zulpan Sinaga, yang ikut meninjau lokasi parit itu mengatakan, atas nama masyarakat LPM Kelurahan Serbelawan mengucapkan terimakasih kepada PT Bridgestone yang telah memperbaiki saluran parit yang longsor.
Katanya, pihaknya berharap agar ke depan PT Bridgestone membuat parit leningan di Huta Marihat Tengah menggunakan dana Corporate Social Responbility (CSR) sesuai Undang-Undang Nomor 40/1999 tentang Perseroan Terbatas (PT).
Dikatakan, pihak perusahaan wajib menyisihkan 2% dari keuntungan untuk disalurkan kepada masyarakat sekitar perusahaan melalui berbagai program.
Menurut Zulpan, warga sangat menyayangkan kinerja kecamatan Dolok Batu Nanggar serta kelurahan Serbelawan yang dinilai kurang pro aktif terhadap lingkungan wilayah kerjanya.
Katanya, di Kecamatan Dolok Batu Nanggar, khususnya Serbelawan, daerah ini diapit dua perusahaan besar seperti PT Bridgestone dan PTPN4 Kebun Dolok Ilir.
Jika kedua perusahaan tersebut konsisten dengan peraturan perundang-undangan tersebut, maka daerah sekitar yang berdekatan dengan perusahaan akan dapat meningkatkan pembangunan, apalagi kondisi jalan di Serbelawan sudah rusak parah.
“Seharusnya, kedua perusahaan tersebut peduli pada kondisi jalan karena mobil perusahaan sering melintasi jalan tersebut,” katanya. (jannes silaban)
Dikatakan, perusahaan tersebut juga membuat parit baru menggunakan alat berat, dengan ukuran 2 x 1,5 meter di 3 titik sepanjang 4 km untuk pembuangan air, sehingga parit yang longsor tersebut tidak membuat warga sekitar merasa resah.
Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Serbelawan, Zulpan Sinaga, yang ikut meninjau lokasi parit itu mengatakan, atas nama masyarakat LPM Kelurahan Serbelawan mengucapkan terimakasih kepada PT Bridgestone yang telah memperbaiki saluran parit yang longsor.
Katanya, pihaknya berharap agar ke depan PT Bridgestone membuat parit leningan di Huta Marihat Tengah menggunakan dana Corporate Social Responbility (CSR) sesuai Undang-Undang Nomor 40/1999 tentang Perseroan Terbatas (PT).
Dikatakan, pihak perusahaan wajib menyisihkan 2% dari keuntungan untuk disalurkan kepada masyarakat sekitar perusahaan melalui berbagai program.
Menurut Zulpan, warga sangat menyayangkan kinerja kecamatan Dolok Batu Nanggar serta kelurahan Serbelawan yang dinilai kurang pro aktif terhadap lingkungan wilayah kerjanya.
Katanya, di Kecamatan Dolok Batu Nanggar, khususnya Serbelawan, daerah ini diapit dua perusahaan besar seperti PT Bridgestone dan PTPN4 Kebun Dolok Ilir.
Jika kedua perusahaan tersebut konsisten dengan peraturan perundang-undangan tersebut, maka daerah sekitar yang berdekatan dengan perusahaan akan dapat meningkatkan pembangunan, apalagi kondisi jalan di Serbelawan sudah rusak parah.
“Seharusnya, kedua perusahaan tersebut peduli pada kondisi jalan karena mobil perusahaan sering melintasi jalan tersebut,” katanya. (jannes silaban)
Sumber : Medan Bisnis
Selasa, 07 Mei 2013

