Ketika Metro Siantar (Grup Sumut Pos) menyambangi Kantor Lurah
Serbelawan, Willy Damanik mengatakan, setiap calon pedagang yang ingin
berjualan di kios tersebut lebih dulu membuat surat perjanjian, dengan
isi berjanji tidak menjual dagangan yang sudah ada di pasar inpres.
Karena jika dagangan sama dilakukan, jelas pedagang yang sudah lama
berjualan di pasar inpres bakal protes, indikasinya lurah juga yang
bakal kena batunya.
“Jika kios tersebut sudah mulai di aktifkan, setiap pedagang harus
lebih dulu membuat surat perjanjian dengan tidak menjual dagangan yang
sama di pasar inpres,” tegas Lurah Serbelawan Willy Damanik, Rabu
(14/11).
Sementara, amatan Metro, Rabu siang, kondisi pasar inpres tergolong sepi pengunjung, dimana disetiap sudut pasar terlihat para pedagang maupun pekerja berkumpul dan berbincang-bincang, pemandangan itu pertanda tidak adanya pengunjung atau pembeli yang datang ketempat itu. Sepertinya pasar inpres itu perlu perhatian pemerintah melalui dinas pasar. (eko/smg)
Sementara, amatan Metro, Rabu siang, kondisi pasar inpres tergolong sepi pengunjung, dimana disetiap sudut pasar terlihat para pedagang maupun pekerja berkumpul dan berbincang-bincang, pemandangan itu pertanda tidak adanya pengunjung atau pembeli yang datang ketempat itu. Sepertinya pasar inpres itu perlu perhatian pemerintah melalui dinas pasar. (eko/smg)

